Hari Rabu tanggal 23/12/2009 adalah hari dan tanggal dimana Allah telah mengabulkan doaku dan doa kedua orangtuaku.Tanggal dimana Allah telah memberikan salah satu hadiah terindah dalam hidupku dan juga hari yang merupakan hari bersejarah bagi perjalanan hidupku, Hari dimana segala sesuatunya berubah.Hari dimana aku yang dulunya hanya bisa melihat, sekarang menjadi salah satu bagian dari mereka.
Alhamdullillah Ya Allah, hari ini tanggal 23 Desember 2009 Engkau telah menjadikanku salah satu dari mereka, Engkau telah menjadikanku seorang Abdi Negara, Pelayan Masyarakat.Tak Pernah menyangka, kalau akhirnya setelah mencoba sebanyak tiga kali aku bisa mengalahkan ribuan orang untuk bergabung dalam keluarga besar Abdi Negara.
Ketika melihat namaku terpampang di surat kabar berulangkali kuucapkan Terima kasih ya Robbi Engkau telah mengabulkan doaku dan juga doa kedua orangtuaku yang kami panjatkan kehadirat-Mu sepanjang waktu dari pagi hingga pagi lagi.Terima Kasih ya Allah Engkau telah mengabulkan doa teman-temanku yang mereka panjatkan untukku ketika aku berulangtahun kemarin agar aku bisa diterima dalam tes ini.Terima kasih Ya Allah Engkau telah memberikan imbalan kepadaku atas kerja kerasku dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian untuk menjadi salah satu Abdi Negara ini.
Aku tersenyum mengingat bagaimana aku belajar untuk menyiapkan diri dalam menghadapi tes ini.Waktu itu aku hanya punya waktu sebulan sebelum tes dimulai.Aku mulai mempersiapkan diri, aku harus belajar sungguh-sungguh karena aku berpikir “Kalau aku salah satu, aku akan kalah oleh lawanku karena mungkin lawanku benar semua”.Aku membuka kembali soal-soal tahun sebelumnya yang aku dapat dari teman dan dari internet..Tiap pagi sebelum memulai bekerja, aku sempatkan untuk berlatih soal-soal dari tahun-tahun yang dulu.Saat berlatih soal, aku harus menyesuaikan dengan waktu pengerjaan yang sudah ditetapkan di lembar soal agar nanti ketika ujian yang sebenarnya aku terbiasa dengan waktu yang ada,mengingat waktu yang disediakan untuk satu soal rata-rata Cuma 1 menit.Kalau ada soal yang aku tidak bisa mengerjakan,aku mencatat cara pengerjaan atau jawabannya di selembar kertas kecil agar aku bisa mempelajarinya agar paham dan tidak lupa.
Kalau di rumah, aku mempelajari pasal-pasal dan sejarah Indonesia.Aku mencatat kata kunci dari tiap pasal di kertas kecilku agar dimanapun berada aku bisa menghapalnya.Makanya jangan heran jika aku tertidur dengan kertas kecil di tangan.
“Setiap keberhasilan pasti diiringi dengan usaha dan doa”
Ucapan itulah yang menjadi sumber semangatku untuk terus semangat belajar dan mulai meningkatkan ibadahku yang bisa dikatakan agak kurang rajin hehe....Aku berusaha untuk setiap hari melaksanakan tahajud dan duha, puasa sunnah senin kamis, pokoknya betul-betul mendekatkan diri ama Allah agar dimudahkan waktu ujian nanti karena Jika Allah Berkehendak tidak ada yang mustahil.
Kalau Allah berkehendak soal yang aku pelajari keluar semua,pasti akan keluar.Kalau Allah membimbing tanganku menulis jawaban yang benar siapa yang bisa menghalangi.Karena tu aku betul betul berdoa pada Allah mohon dibimbing dan dimudahkan. Sebenarnya aku sempat tidak ingin mencoba tes ini karena sudah dua kali aku mencoba ikut tes, aku tidak diterima dan juga karena tesnya di luar kota.
No comments:
Post a Comment