22 Maret 2011
Bismillahirohmanirrohimmm...Aku ucapkan kalimat itu untuk mengawali hari ini...hari spesial bagiku.Bukan kawan,hari ini bukan ultahku.hari jadianku?bukan juga.Hari jadi kota Mungkid? Kalau itu, Iya benar.ini memang hari jadi Kota Mungkid-Kab.Magelang ( well if you don’t know kota Mungkid,perhaps you know Borobudur temple) tempat aku mendapatkan suatu berkah yang tak terkira dari Allah.Tapi bukan itu saja yang membuat hari ini menjadi spesial.Hari ini spesial karena tepat hari ini aku mencoba sesuatu yang seharusnya sudah ku lakukan sejak dahulu..aku memutuskan berjilbab
Kenapa...Why.. berjilbab? Dan kenapa baru sekarang? terus terang aku bingung kalau ditanya seperti itu.Sebentar...coba ku ingat – ingat.....hhhmmmm tetap saja aku tidak menemukan jawabannya.Aku hanya bisa menjawab mungkin ini ( dan semoga ) hidayah dari Allah untukku yang datang tiba – tiba padaku.
Tadinya tidak ada bayangan ingin berjilbab,makanya beli baju pun masih yang “you can see”. Dulu memang ada keinginan untuk itu, tetapi kemudian hilang begitu saja.Tidak tahu mengapa ketika masuk bulan maret ini ketika aku mulai rajin membaca buku – buku tentang Islam ( yang ringan tapi ya ) keinginan itu tiba-tiba datang.Saat itu tiba – tiba saja aku ingat bahwa dulu ketika masih bekerja di salah satu instansi di kota Semarang aku ingin bekerja yang memperbolehkan aku untuk berjilbab.Tahu sendiri kawan, banyak instansi yang melarang karyawatinya untuk berjilbab,begitu juga dengan instansiku. Nah sekarang ketika Allah memberiku pekerjaan yang memudahkan aku untuk berjilbab kenapa tidak ku penuhi niatku itu?
Ketika niat itu datang dan makin hari makin kuat, aku berdoa kepada Allah, “Ya Illahi, aku ingin berjilbab.Tidak tahu kenapa rasa ini datang dengan kuat.Aku mohon mantabkan hatiku untuk itu dan mudahkan jalanku menuju ke sana”.Kupanjatkan doa itu dalam tiap ibadahku..dan semakin hari hatiku semakin mantab.Ada saja petunjuk yang mengarahkan aku untuk berjilbab.Di facebook kutemukan note tentang seorang perempuan yang koma.Dalam komanya dia menjerit-njerit seperti manahan sakit yng tiada terperi.Kita yang mendengarkan seakan ikut merasakan siksaan yang diderita wanita itu..Kejadian itu terus – menerus terjadi samapi berhari-hari. Setelah terus – menerus menjerit-njerit dia sadar. Ketika sadar, dia bercerita bahwa dia dibawa ke neraka yang panasnya tak terbayangkan dan rambutnya diikat dengan bara api yang panasnya terasa sampai ujung kaki,hingga ingin lari melepaskan diri dari ikatan itu.Dia mengatakan kalau siksaan itu diberikan kepadanya karena di dunia ini dia tidak berjilbab.padahal ketika satu helai rambut kita dilihat 1 orang pria maka 10 dosa akan kita dapatkan...Tinggal kalikan saja kawan, dengan berapa helai jumlah rambut kita.Ah aku tidak akan bercerita panjang lebar tentang dosa – dosa itu karena pengetahuanku tentang Islam baru seujung kuku.
Makin hari dorongan untuk berjilbab itu semakin kuat,akhirnya aku memutuskan untuk berjilbab. Aku mencari tanggal yang tepat untuk memulai berjilbab karena Aku ingin hari spesialku bertepatan dengan sesuatu yang spesial pula.agar nanti bisa kuingat kalau tanggal ini aku mulai berjilbab.Well bulan ini aku tidak melihat ada hari yang spesial bagiku. Ultahku bulan Desember, aduh kelamaan.Aduhhh tanggal berapa ya....????
Gegap gempita di lingkungan kantorku tejadi.Rupanya kota Mungkid berulang tahun tanggal 22 Maret.Aha, kenapa tidak pas tanggal itu aku berjilbab.Kan ini kotaku yang baru...saksi bisu perjuanganku mencari rejeki di tanah rantau.Akhirnya,Aku mantab memilih tanggal itu sebagai hari spesialku..Moga – moga bisa sesuai jadwal...Selain tanggal itu aku sudah menyiapkan tanggal lagi yaitu tanggal 15 April,hari ultah Abahku, tapi aku berharap sekali kalau bisa tanggal 22 maret itu.Moga – moga dimudahkan jalan menuju kesana.
Aku bercerita kepada orangtuaku dan teman – teman dekatku tentang keinginan untuk berjilbab.Alhamdullillah mereka mendukung sekali..Aku berpikir kalau keluarga dan teman – teman mendukung kenapa tidak melakukannya?Masalahnya, sekarang aku belum punya seragam yang panjang untuk ke kantor.Untuk membelinya aku butuh biaya,padahal aku bukan orang kaya.Aku berdoa pada Allah agar aku bisa mendapat jalan untuk mendapatkan perlengkapan buat berjilbab.Syukurku ya Allah, ketika tahu aku akan berjilbab ada kawan yang memberiku seragam (makasih kawan ).Terus, tiba – tiba ide untuk minta seragam pada tanteku muncul.Padahal dari dulu ide seperti itu tidak pernah terpikirkan olehku.hmmmm mungkin ini kemudahan yang diberikan Allah kepadaku.Akhirnya aku minta seragam Tanteku yang sudah tidak terpakai..Aku tidak malu memakai baju bekas, karena prinsipku itu halal.Aku memperbaiki seragam – seragam itu agar muat di tubuhku.Aku harus cepat karena tanggal 22 semakin dekat
Allah emang baek, dia memberi jalan kepadaku.Penjahit yang terkenal lama dalam menyelesaikan jahitan ternyata bisa menyelesaikan seragamku dengan cepat dan dengan ongkos yang terjangkau olehku.Seragam beres, sekarang tinggal beli kerudungnya.Ya Allah darimana dananya?lagi – lagi Allah memberi jalan,aku dapat honor dari kantor. Padahal biasanya tidak.Kemudian Tanteku dari Sumatera sms mengatakan aku ingin jilbab apa ntar akan dikirimkan.Ternyata Ibuku memberitahu Tanteku kalau aku ingin berjilbab, kemudian tanteku menawarkan jilbab untukku.Alhamdullillah semakin mudah saja jalan menuju kesana.
Sebelum tanggal 22, sebenarnya aku sudah mulai mengenakan jilbab.Yaitu ketika acara makan – makan ultah temenku dan jalan – jalan ke Jogja berburu jilbab. Ketika teman – teman melihat aku berjilbab ( pertama kali ) di acara ultah temanku,mereka senang melihatnya, banyak tanggapan positif aku dapatkan walaupun ada beberapa kata sumbang juga yang sempat menjatuhkan semangatku.Tapi Alhamdullillah semangatku bangkit lagi.Ketika berburu jilbab di Jogja, aku mengenakan jilbab. Ketika itu aku merasa nyaman dan aman.Aku merasa orang-orang lebih menghormati aku.Ntahlah kalau itu hanya perasaanku saja.Tapi memang benar aku merasakan itu.
Niat berjilbab makin mantab saja...apalagi seorang teman di kantorku mulai berjilbab tanggal 14 kemarin dan teman di kantor menyambut positif hal itu.Ya Allah semua hal yang kubutuhkan buat mulai melangkah sudah lengkap walaupun belum sempurna. Sekarang tinggal menunggu tanggal 22 Maret itu...
Hari ini saatnya telah tiba, saat untuk mulai melangkah medekat kepada-Mu. Sekali lagi ku ucapkan Bismillah untuk mulai melangkah. Ya Allah aku tahu aku tidak sempurna.Aku berjilbab bukan karena aku sempurna.Agamaku jauh dibawah orang-orang,dengan jilbab ini aku berusaha lebih baek lagi..berusaha ya Allah bertahap..tolong bantu aku menjaga jilbabku ya Allah karena aku tahu tidak selamanya akan mulus tapi aku tahu Engkau selalu menemaniku.Moga – moga ketika ada suara sumbang aku bisa mengingat pesan dari sahabatku yang mengatakan “ Kalau ada kata – kata sumbang jangan dengarkan.dia belum tentu lebih baek dari kita.Jadikan jilbab ini untuk belajar menjaga akhlak kita.Jadikan Jilbab itu sebagai rasa malu kita.”
Ya Allah sucikan niatku berjilbab karena Engkau dan Nabimu, jangan sampai aku mengotori niatku dengan niat yang lain. Bimbing aku selalu ya Robbi agar aku lebih baek lagi. Bantu aku agar aku bisa mempertahankan jilbabku sampai akhir hayatku ya Allah. Lindungi aku ya Allah agar aku bisa menghadapi setiap pandangan sinis terhadapku.Bantu aku ya Allah agar aku bisa menjadikan setiap cobaan sebagai tempaan bagi imanku ya Robbi. Berkahi hari ini dan seterusnya ya Allah, Aminnnnnn
Friday, May 6, 2016
The first day i wearing hijab
Labels:
kehidupanku
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment